Menulis Setiap Hari


Suatu hari, sebuah ajakan pun datang dari Mas Ega, Nulisbuku untuk menulis apa saja selama sebulan (selama bulan Juni).

Berikut petikan ajakan dari Mas Ega:

Ajakan Menulis Random Setiap Hari! ‪#‎NulisRandom2015‬

Pada tanggal 27 Juli 2013 aku pernah memulai ajakan seperti ini untuk pertama kalinya. Dan di tahun ini aku ingin mengajak kalian untuk melakukannya lagi. Seperti ini ajakannya:

Kita semua setuju bahwa perjuangan untuk menulis setiap hari, di setiap pagi itu adalah pergumulan hampir setiap orang di dunia. Mungkin saja rasa yang memberatkan adalah disebabkan tidak adanya teman seperjalanan. Karena itu, mulai hari Senin, tanggal 1 Juni 2015 ini, aku ingin mencari teman seperjalanan menulis setiap hari. Benar, Siapa saja!
Syaratnya hanya satu: TIDAK ADA SYARAT.
Kamu boleh menulis apapun, sebanyak apapun bahkan jika memang hanya ingin menuliskan satu paragraf saja juga boleh. Tujuan ajakan ini hanya satu: Kita ingin mengelabui otak kita supaya kebiasaan menulis ini menjadi sebuah kebiasaan rutin yang harus kita lakukan. Seperti menggosok gigi setiap pagi. Serta, aku harap kita bisa bersenang-senang dalam menulis tanpa takut dianggap tidak inspiratif, bodoh, dan lain sebagainya. Berani?

CARANYA:
Posting tulisanmu di notes Facebook-mu, atau boleh juga di blog pribadi. Kemudian bagikan link postingan tersebut kepada siapa pun yang ingin kamu bagikan. Boleh tag siapa pun. Silakan juga jika ingin memposting paragraf pertama dan link blogmu di grup Nulisbuku Community yang ada di Facebook.
Ajakan ini akan berlaku mulai Senin, 1 Juni 2015 hingga Selasa, tanggal 30 Juni 2015. Kamu bisa mempersiapkannya dari sekarang. Mulailah banyak membaca buku, artikel atau apa saja sebagai bahan supaya tidak kehabisan bahan bakar di tengah-tengah perjalanan.
Pada hari terakhir nanti, kita akan bagikan pengalaman ini. Aku yakin kita akan mendapatkan pengalaman-pengalaman baru yang berbeda-beda.
Siap? Mari memulai petualangan ini bersama, kita mulai menulis di hari pertama, Senin, tanggal 1 Juni 2015!

Be Brave!

Brilliant Yotenega

Setelah membaca ajakan ini, yang terlintas di benak saya adalah pesan menulis setiap hari yang banyak disampaikan oleh banyak penulis. Salah satunya Hemmingway. Saya pun tersenyum ketika membaca ajakan ini. Tanpa berpikir panjang, saya pun mengiyakan dan mendeklarasikan diri saya sebagai bagian dalam kegiatan ini.

Tak ada syarat untuk menjadi bagian dari #NulisRandom2015 ini kecuali kemauan, semangat, dan usaha untuk mau menulis setiap hari. Walaupun tak ada syarat apapun dan dapat menulis apa saja, saya pikir saya juga tak boleh menganggap ‘enteng’ aksi ini. Walau pun saya sangat suka dan hampir setiap hari menulis, tetapi terkadang kesibukan dalam pekerjaan dan kegiatan lain yang tak terduga mempengaruhi jadwal menulis dan sering kali membuat kegiatan menulis tertunda. Buktinya, daftar menulis saya di catatan saya masih panjang. Masih banyak hal yang direncanakan untuk ditulis belum juga mulai ditulis.

Aksi ini bagus juga untuk membayar hutang saya pada diri saya sendiri untuk menulis dan menyelesaikan daftar tunggu tulisan di catatan saya. Selain itu, pesan untuk menulis setiap hari itu sangat berguna bagi saya untuk terus melatih dan mengasah kemampuan menulis. Saya percaya, menulis itu seperti melatih otot kita. Makin sering kita melatih kemampuan kita, makin baik pula kemampuan kita. Ungkapan ‘menulis itu seperti melatih otot kita’ saya pelajari dari Dewi ‘Dee’ Lestari ketika saya mengikuti acara diskusi dengannya beberapa waktu lalu. Tulisan tentang kegiatan tersebut bisa dibaca di sini.

Saya pun juga langsung teringat pesan dari teman-teman Nulisbuku ‘Writing Tresno Jalaran Soko Kulino’ atau kalau dalam Bahasa Indonesia adalah ‘Bisa atau suka menulis karena terbiasa’. Tulisan tentang ‘Writing Tresno Jalaran Soko Kulino’ bisa dibaca di sini.

Karena saya tidak menganggap aksi ini ‘enteng’, saya pun segera membuat rencana dan daftar hal yang saya tulis. Paling tidak untuk mengingatkan saya. Tema-tema yang saya tulis pun saya sesuaikan dengan kemampuan saya menulis pada hari-hari tersebut. Misalnya, saya membedakan tema tulisan yang akan saya tulis di hari kerja dan hari libur. Sejujurnya, sulit sekali menulis banyak dan efektif di hari kerja saya.

Karena temanya adalah menulis random atau apa saja, hal-hal yang akan saya tuliskan juga bertemakan apa saja. Toh, apa saja sebenanrnya bisa menjadi bahan untuk menulis.

I am brave and I accept the challenge. I declare I am in. Mari menulis setiap hari :)

Salam hangat,
Resty Amalia

#NulisRandom2015 (Day 1)

1 comment:

andika hilman said...

Okay, let's do this!

Find Me on Instagram